Articles in the Konsep Desain Category
Konsep Desain »
Merencanakan atau membangun rumah tinggal tidak bisa terlepas dari pertimbangan kondisi iklim dan lingkungan setempat. Kita yang hidup di Indonesia tercinta ini, berada dalam daerah beriklim tropis. Iklim tropis hanya mengenal dua musim, yaitu musim panas (kemarau)
dan musim hujan… Sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun, terutama pada musim panas merupakan anugerah alam tersendiri bagi kita, betul?
Tapi intensitas sinar matahari dan panasnya suhu udara yang berlebihan, akan membuat rumah kita terasa tidak nyaman.
Begitu juga curah hujan yang melimpah, membuat lingkungan kita segar, hijau dan alami, karena tanaman dan pepohonan tumbuh lebih banyak dan lebih hijau.. Namun seberapa sering hujan membuat atap atau genteng rumah tinggal anda bocor? Membuat dinding rumah tinggal anda lembab dan berjamur karena rembesan air? Tentunya bukan suatu kenyamanan berada di dalam rumah yang lembab dan bocor.
Konsep Desain »
Sesuai dengan namanya minimalis, maka semuanya serba minimalis, baik bentuk, ruang, serta bahan yang digunakan. Meskipun begitu pada prakteknya biaya pembangunan rumah minimalis bisa lebih mahal dibanding rumah biasa. Itu terjadi karena rumah minimalis menuntut tingkat ketepatan atau presisi, serta finishing yang sempurna. Idealnya, konsep rumah minimalis murni bertujuan meminimkan fungsi rumah, berikut fungsi ruangan di dalamnya. Rumah minimalis menawarkan segala sesuatu serba satu fungsi. Jadi ruang-ruang dalam rumah hanya menawarkan satu fungsi saja. Rumah minimalis murni memiliki interior dan eksterior yang serba simple, datar, bersih, dan rata. Mungkin bagi sebagian orang rumah minimalis berkesan dingin dan tidak komunikatif karena tidak banyak terdapat aksen dan elemen dekoratif serta minim ornamentasi. Inilahlah yang coba diusung oleh konsep rumah minimalis. Fungsional, simple, cenderung bersih dan meninggalkan ornamentasi. Bangunan dalam konsep minimalis selalu berangkat dari ketiga hal di atas.




